RSS

Category Archives: Poet

falling in love or feeling alone

Aku…

aku terkadang merasakan bagaimana rasanya kehilangan sesuatu yang aku miliki…
namun sebenarnya tak satupun yang aku miliki
semuanya harus tetap dikembalikan
karena sudah diatur dalam kehendak-Nya

tidak ada rasa kehilangan yang seharusnya dirasakan
karena setiap yang datang telah mengisi bagian dari perjalanan hidup
Semua harus kembali ke dalam perjalanan jauh

Bebas tanpa terbebani dalam melangkah
menjadi suatu cara pertama untuk memudahkan mencapai tujuan hidup
tak ada satupun yang dapat menghalangi kebebasan

Aku adalah individu yang bebas..
Bebas memilah dan memilih setiap kesempatan
semua ada akibat dan resiko serta tanggun jawab
yang harus dirasakan dan dijalankan

Bersama merupakan cara paling nyaman dalam menempuh kehidupan
Namun kodratku adalah berjalan menjadi pejuang dengan diri sendiri
Teman dan lawan menjadi suatu hal yang saling menyeimbangkan
cukup dengan satu pendukung perjalanan akan terasa ringan
walaupun ribuan hambatan menghadang

Masa lalu cukuplah menjadi sejarah dari bagian hidup
Masa esok penuh dengan ketidaktahuan ttg informasi yang penuh dengan misteri
Masa sekarang adalah masa terpenting untuk menjadi pijakan
bagaimana aku melangkah pada sesuatu yang baru

Tanggung jawab sebagai seorang yang dipercaya
terkadang menjadi beban sekaligus amanah yang dijalankan dengan penuh kebanggaan
kekecewaan dari mereka akan membuat kesalahan yang sangat merendahkan diri

mata terbuka dengan hal-hal yang terkadang menipu
tanpa dirasakan telah menjebak diriku dalam suatu permasalahan
dan menganggap diri adalah hal yang paling seharusnya dipersalahkan

————

ditulis 2 bulan lalu
sharing bersama mb Rosa (psikolog asrama :D )

 
Leave a comment

Posted by on July 8, 2010 in Poet

 

Momentum Hidupku

Sore bertemu berhias air mata
kisah terlahir dengan senyum
Malam berpisah berhias air mata
kisah berakhir dengan senyum

Dua hati berjalan bersama
Dua hati berdetak bersama Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on April 21, 2010 in Poet

 

titipan angan-angan

Berjalan berhari-hari
Berjalan berminggu-minggu
Berjalan berbulan-bulan
Tak cukup untuk mengatakan semua
Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on March 29, 2010 in Poet

 

Bintang

Duduk..
di gelap malam..
di terangnya bulan..
di keindahan bintang…
di keheningan diri…
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 26, 2010 in Poet

 

Jalan

Jalan…
Jalan di depan tak tergambar
Sulit tampak tapi harus dijalani
Kadang penuh kelok pula bebatu
Tak jarang lengang oleh sunyi

Jalan..
Semakin melihat ke depan semakin tak berujung
Menengok ke belakang juga tak berujung
Ingin seperjalanan selalu ada penyejuk hati
Bunga, penyejuk mata dan hati

Jalan semakin panjang berkelok
tidak lurus nan halus
Karena itulah pewarna kehidupan


@ Underground, West CC ITB

 
Leave a comment

Posted by on February 15, 2010 in Poet

 

Tags:

Tangan, akal, nurani dan paradigma..

Aku…seperti apa aku…adalah tanganku
Aku…seperti apa aku…adalah akalku
Aku…seperti apa aku…adalah nuraniku
Aku…seperti apa aku…adalah paradigmaku
Aku…seperti apa aku…adalah kebebasan
Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on February 3, 2010 in Poet

 

Who are you?

Siapakah dirimu yang mencoba menelaah isi hatiku ?

Siapakah dirimu yang memberikan perhatianmu padaku ?

Siapakah dirimu yang mengisi hariku dengan kata-kata indahmu ?

Siapakah dirimu yang dengan senang hati mendengarkan keluh kesahku ?

Siapakah dirimu yang meluangkan waktu untuk membalas sapaan-sapaan dariku ?

Siapakah dirimu yang membangunkan jiwaku di dalam sucinya udara pagi ?

Siapakah dirimu yang menemaniku di dalam malam-malamku ?

Siapakah dirimu yang selalu mengharapkan kehadiranku ?

Ku telah tahu seberapa dalam ingin tahumu tentang diriku

Ku telah tahu seberapa besar rasa kasihmu terhadapku

Ku telah tahu seberapa indahnya hari-hari yang telah ku lalui

Ku telah tahu seberapa lelahnya dirimu mendengarkan ucapanku

Ku telah tahu seberapa gigih dalam hari-hari ku dan hari-hari mu

Ku telah tahu seberapa kuat ku perasaanku terhadapmu

Ku telah tahu seberapa nyamannya saat kau di sampingku

Ku telah tahu seberapa pentingnya akan kehadiranku di dalam hari-harimu

Perkenalan yang singkat ini telah membuatku mengenalmu lebih dalam akan dirimu.

Aku tahu kita cukup berbeda dalam waktu,

Aku berharap bisa menjadi kakak yang baik untuk mu

Memberikan sandaran saat kau cukup lelah setelah berusaha

Memberikan pijakan saat kau melangkah

Memberikan uluran tangan saat kau lemah dan terjatuh

transfer dari blog lama aswin2201.wordpress.com

 
Leave a comment

Posted by on October 29, 2009 in Poet

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.