RSS

Category Archives: SCADA

Part of metering and controlling system

Teleinformation Plan

Teleinformasi terbagi atas 3 kegiatan utama yaitu pemantauan status perlatan di lapangan, pengukuran besaran-besaran peralatan di gardu listrik, dan mengirimkan data dan terkumpul di RTU. Teleinformasi terdiri telesinyal, telemetering dan telecontrolling
1. telesinyal : status / kondisi dari suatu peralatan misalnya status pemutus tenaga, ada tidaknya alarm, dll kemudian mengindikasikan status peralatan tersebut
2. telemetering : besaran-besaran listrik yang terukur
3. telekontrol :perintah-perintah untuk mengubah kondisi/status pada suatu peralatan

Rincian teleinformation plan yang menggambarkan kuantitas data yang diperlukan antara lain
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 29, 2009 in SCADA

 

RTU dalam SCADA

RTU-Remote Terminal Unit (Unit terminal Jarak Jauh) atau istilah lainnya OTU-Outstation Terminal Unit adalah suatu komponen SCADA dimana bertugas melakukan prosesing dari data yang diterima dari MTU kemudian mengirimkan data tersebut ke sistem yang diaturnya, berlaku sebaliknya. RTU bersifat mandiri yang berbasis prosesor. Antar sesama RTU dikomunikasikan melalu peer to peer. RTU dapat bertugas sebagai stasiun relay bagi RTU lainnya.
RTU
Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on October 29, 2009 in SCADA

 

Tags: , ,

MTU dalam SCADA

control center

MTU-Master terminal unit merupakan inti dari sistem SCADA, berlokasi di pusat pengaturan. MTU menginialisasi/mengenali setiap data-data yang dikomunikaskan dari masing-masing RTU. Data-data tersebut kemudian diproses, disimpan, dan dikirim ke stasion-stasion yang membutuhkan data-data tersebut.

Untuk meningkatkan keandalan sistem, master Terminal Unit terbagi menjadi beberapa sub sistem, yaitu
1. Sub-Sistem Server
Server ini bertugas untuk melaksanakan sistem restoring ketika terjadi suatu gangguan dan melakukan pengaturan subtitusi tugas ketika suatu stasion mengalami gangguan sehingga sistem tetap berjalan.
Didalam me-restore sistem, ada beberapa cara untuk merestart sistem kembali, yaitu :
a. Automatic Restart, lama waktu me-restart tidak lebih dari 10 menit
b. Manual Restart
Dalam proses restart ini, sistem/stasion yang mengalami gangguan harus segera dialihkan tugasnya pada sistem back up yang telah dirancang sebelumnya. Dalam failover (kelebihan dalam sistem dibuat untuk menjamin keandalan suatu bagian sistem ketika mengalami gangguan) harus memperhatikan beberapa hal :
a. Failover untuk komunikasi tidak lebih dari 5 detik
b. Failover untuk SCADA server, Historical server, dan Communication Front End server tidak lebih dari 5 detik.
c. Restart sistem SCADA secara keseluruhan tidak melebihi 5 menit.
Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on October 28, 2009 in SCADA

 

Arsitektur SCADA

Selama perkembangan teknologi komputasi, SCADA mengalami beberapa kemajuan. Secara umum SCADA dapat dibagi menjadi melalui 3 buah generasi, yaitu
1. Generasi Pertama/ Monolithic

Monolitik

Pada generasi ini, arsitektur SCADA menggunakan komputasi yang berbentuk sentralistik/monoltik pada tiap sistem mainframe. Arsitektur ini menggambarkan bahwa pada generasi ini, setiap sentral bersifat mandiri atau tidak terhubung dengan sentral-sentral lain. Antara sentral dan RTU yang berada di lapagan, dihubungkan dengan komunikasi WAN (Wide Area Network). WAN yang digunakan pada generasi tersebut tidak bisa disamakan dengan WAN yang ada pada masa sekarang.
Protokol Komunikasi yang dikembangkan oleh vendor bersifat proprietary, berdasarkan hak paten. Artinya, Vendor hanya mengembangkan peralatan-peralatan dan sistem yang telah didesain seseuai dengan protokolnya sehingga sangat terbatas dalam melakukan customisasi. Customsasi hanya dapat dilakukan pada fungsi scanning dan kendali pada point peralatan yang berjarak jauh. Komunikasi antar master sentral dilakukan pada level bus dengan menggunakan adapter proprietary atau controller pada CPU.
Redundansi dibuat dengan menggunakan 2 buah mainframe yang identik dimana salah satu berfungsi sebagai back up yang terhubung pada level bus. Sistem Back up digunakan untuk mengawasi jalannya sistem utama dan melakukan alih kerja ketika sistem utama mengalami maloperasi.

2. Generasi kedua
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 28, 2009 in SCADA

 

Tags: ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.